TENGGARONG, TRIBUN - Sekitar 20 mahasiswa yang menamakan dirinya Himpunan Mahasiswa Pemerhati Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Kampus Universitas Kartanegara dan Bundaran Jembatan Bongkok, Rabu (7/5). Mereka menggelar aksi untuk merespon isu teror bom yang terjadi di Gedung DPRD Kukar Selasa (6/5) lalu. Dalam aksinya, mereka meminta Polda Kaltim menuntaskan teror bom di Kukar, mengutuk pelaku teror bom, mengutuk aktivis mahasiswa yang mencoreng Kampus Unikarta.
Dalam orasinya, koordinator aksi Main Zhu mengatakan, teror bom yang dilakukan oleh seorang aktivis itu benar-benar menodai nama Kampus Ungu, sebutan kampus Unikarta. "Ini benar-benar mencoreng nama institusi kita sebagai kalangan terdidik dan intelektual. Ini menjatuhkan nama Unikarta di tengah-tengah masyarakat," katanya. Karena itu, ia berharap agar Polda Kaltim dapat menuntaskan segera kasus ini. Dengan begitu, ada efek jera yang dapat mencegah aktivis atau masyarakat lainnya melakukan tindakan yang sama.
Sementara itu, mahasiswa Unikarta lainnya, Kamal, berharap, agar masyarakat juga menyikapi aksi teror itu secara proporsional. Sebab, beberapa isi SMS tersebut mengangkat isu yang menyangkut kepentingan umum. Ia lalu memperlihatkan isi SMS teror yang intinya mengancam akan meledakan kantor bupati, gedung DPRD, hingga SPBU di Kukar. Sementara itu, Hendi Yuzar, pria yang diduga menyebar SMS teror bom pada Selasa (6/5) lalu, hingga Rabu (7/5) masih menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Detasemen Khusus Anti Teror 88, Polda Kaltim. Sementara itu pada pukul 14.00, terlihat sejumlah rekan Hendi datang menjenguknya.
Menurut Kepala Densus 88 AKBP Urip Widodo status Hendi belum tersangka. "Batas waktu pemeriksaan berlangsung tujuh hari, berbeda dengan proses pemeriksaan konvensional berlangsung 24 jam," kata Urip Widodo. Sementara itu saat dihubungi, Agus Amri SH, Kuasa Hukum Hendi dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) juag menegaskan kliennya masih dalam proses pemeriksaan. "Saat ini Hendi masih dalam pemeriksaan," katanya. (reo/m20)
Sumber : Tribun Kaltim dipublikasikan 8 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Archive
-
▼
2009
(83)
-
▼
April
(18)
- KPK Periksa DPRD Kukar
- KPK Periksa Pembagi Dana Baksos
- Pusing Gara-Gara Tandatangan Rp 1,5 M
- KPK Bawa Rp 6 M dengan Tas Kresek
- Syamsuri Aspar Belum Diperiksa
- KPK Periksa Penjual Nasi Kuning
- KPK Periksa Kepala Bappeda
- Anggota DPRD Ramai-Ramai Kembalikan Dana Bansos Kukar
- Samsuri : Coba Tanyakan Ke Aswin
- Total Proposal Tak Bertuan Rp 3,5 M
- HMI Kutuk Pelaku Teror SMS
- Aswin : Tanya SKPD atau PPTK
- Densus 88 Bekuk Penyebar SMS Teror
- Edy Buka-bukaan Soal Korupsi Bansos Kukar
- Syaukani Marah-Marah
- Cerita Tentang PNS-PNS "Menganggur"
- KPK Menyita Bansos Rp 5 M
- Bisa Jadi Tersangka
-
▼
April
(18)
Your Text
Categories
- APBD Kukar (8)
- Dugaan Korupsi KTE Kutim (1)
- Isu Dugaan Korupsi Hand Tractor dan Genset Kukar (2)
- Isu Level Propinsi (6)
- Kekayaan Cawali Samarinda (1)
- Kisruh Honorer Kukar (2)
- Korupsi Bansos Kukar (40)
- Korupsi PON Kaltim (2)
- Kutai Kartanegara (7)
- Lucunya Indonesia (6)
- Mutasi Di Kukar (16)
- Pemekaran Kukar (8)
- Penyelenggara Negara (8)
- Polemik Syaukani (13)
- Ragam Korupsi (5)
Followers
Diberdayakan oleh Blogger.
Blog List
Total Tayangan Halaman
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Popular Posts
-
DPD Golkar Kaltim Dukung Musdalub TENGGARONG-Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Kartanegara (Kukar) Ri...
-
Akan Tunjuk Orang Daerah PJ GUBERNUR Kaltim Tarmizi A Karim menegaskan, dalam dua hari ke depan sudah ada keputusan Menteri Dalam Negeri (...
-
Ribut-Ribut Mutasi TENGGARONG, TRIBUN - Jabatan Ketua Sub PB PON Bidang Sarana dan Prasarana Kutai Kartanegara (Kukar) secara otomatis aka...
-
SALAH satu pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah Fahrodin yang pernah menjabat Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) sekaligus ...
-
Samsuri: PNS Harus Taat Aturan, Jangan Terbawa Arus Politik TENGGARONG – Diam-diam gerbong mutasi bergerak lagi. Itu terlihat ketika Plt Bu...
-
Jumat, 9 April 2010 | 22:49 WITA "Tanah-tanah yang digunakan untuk membangun kompleks stadion itu dibeli Pemkab Kukar senilai Rp 65.00...
-
Takut Hartanya Disita, Setia Budi Ngaku Salah JAKARTA-Dari total kerugian negara Rp 19 miliar dalam kasus korupsi bantuan sosial di Kabupa...
-
SAMARINDA– Kejati Kaltim kini membidik aliran dana di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kukar sebesar Rp19,3 miliar yang tak jelas pert...
-
JAKARTA - Bupati Kukar (non aktif) Syaukani Hasan Rais gagal bersaksi untuk (Plt) Bupati Kukar Samsuri Aspar. Dua lembar surat yang dikelua...
-
Perkara Syamsuri - Setia Budi Masuk Penuntutan JAKARTA. Setelah disidik sejak Februari lalu, berkas korupsi dana bantuan sosial (bansos) s...
About Me
- Tolak Korupsi
- Menggalakkan gerakan anti korupsi yang bisa mengikis kekayaan negara
0 komentar:
Posting Komentar